Diduga Korupsi ADD dan DD, Kepala Desa dan Perangkat Desa Ditetapkan Sebagai Tersangka

0
169

Jambitoday.co.id, Kepahiang – Empat Pejabat Desa Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tahun angggaran 2015 hingga 2017 oleh Kejaksaan Negeri Kepahiang.

Dari Kepala Desa, Sekretaris Desa dan Bendahara Desa hingga mantan Bendahara Desapun ditetapkan sebagai tersangka.

Keempat tersangka dugaan korupsi ADD dan DD yakni :
1. Ahmad Badawi (kepala desa)
2. Syaiful Anwar (sekretaris desa)
3. Sopian Aroni (bendahara TA 2015)
4. Ismono Sahadi (bendahara TA 2017)

Dikatakan Kajari Kepahiang, Lalu Syaifudin melalui Kasi Pidsus Rusdi Sastrawan, kasus korupsi di desa itu terjadi pada tahun 2015 sampai tahun 2017 dan sempat terjadi pergantian bendahara.

“Ada beberapa dugaan mark up dan SPj fiktif pada kegiatan pembangunan dan program ADD dan DD seperti pembangunan rabat beton, jalan dan jembatan,” kata Rusdi Sastrawan. Dikutip dari laman Bengkulutoday.com, Senin (13/5/2019).

Adapun kerugian negara akibat perbuatan para tersangka mencapai Rp 300 juta. “Empat tersangka kami tahan sejak Senin 13 Mei 2019 selama 20 hari kedepan di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup,” terang Rusdi.

Sebelum ditahan di Lapas Curup, tersangka Ahmad Badawi sempat diperiksa kesehatannya karena menderita gula darah naik. Namun Jaksa tetap melakukan penahanan terhadap tersangka Ahmad Badawi dan 3 tersangka lainnya.

(Admin)

LEAVE A REPLY