Akibat Limbah Perusahaan, Lahan Karet Milik Warga Rusak

0
544

Jambitoday.co.id, Jambi – Lahan Karet warga Desa Pemusiran, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun rusak terkena dampak limbah yang di duga dari perusahaan tambang batu bara PT. Jambi Prima Coal (JPC) dan PT. Dimar Kalimantan Coal (DKC).

Nawaf, warga yang lahan karetnya terkena dampak limbah tersebut mengeluh karena tidak adanya ganti rugi dari perusahaan yang bersangkutan.

”Lahan karet saya terkena dampaknya dan kurang lebih satu hektare terendam selain itu dampak – dampak di masyarakat sudah banyak. Dan tidak ada ganti rugi dari perusahaan atas dampak tersebut,” sebutnya Kamis (11/4/2019) saat di konfirmasi oleh awak media.

”Selain itu juga limbahnya mengalir ke Sungai juga, dan Sungai itu tempat orang mandi, ” tambahnya.

Dirinya mengungkapkan sebelumnya dari pihak DLH Kabupaten Sarolangun bersama PT. DKC, PT. JPC, dan pihak warga Pemusiran telah melakukan mediasi untuk mencari solusi dalam hal ini.

”Sebelumnya kami sudah mediasi terhadap perusahaan dan pihak DLH, namun sampai saat ini belum ada titik terangnya,” ungkapnya.

Ia berharap atas permasalahan tersebut bisa diatasi dan lahan karet yang ia miliki bisa diganti rugi oleh pihak perusahaan.

“Saya berharap lahan karet saya yang terendam itu bisa diganti rugi oleh pihak perusahaan terkait” Pungkasnya.

(Admin)

LEAVE A REPLY