Jelang Bulan Suci Ramadhan 1440 H, Kemendag Pantau Ketersediaan dan Pasokan Bahan Pokok di Jambi

0
279

Jambitoday.co.id, Jambi – Kementerian Perdagangan terus melakukan pemantauan atas ketersediaan
pasokan dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok (bapok) menjelang hari besar keagamaan nasional
(HBKN) 2019, yaitu bulan Suci Ramadhan dan Lebaran.

Tim pemantauan dipimpin Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN), Arlinda, dengan meninjau stok dan harga bapok ke pasar rakyat, ritel modern, gudang distributor, dan gudang Bulog di Kota Jambi, Senin (29/4/2019).

“Harga bapok di pasar rakyat dan ritel modern secara umum masih sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Beberapa bapok diketahui dijual di bawah harga HET,” ungkap Arlinda.

Dari hasil pantauan harga bapok di Pasar Angso Duo, beras medium Rp9.500/kg, beras premium Rp11.000/kg, gula pasir Rp11.000/kg, minyak goreng curah Rp9.000/liter, daging ayam ras Rp35.000 hingga Rp36.000/kg, telur ayam ras Rp19.200 hingga Rp22.000/kg, bawang merah Rp28.000 hingga Rp30.000/kg, dan bawang putih Rp32.000 hingga Rp33.000/kg.

Sedangkan pantauan di Supermarket Meranti, salah satu ritel
modern di kota Jambi, harga beras medium Rp8.650/kg, bawang putih Rp32.000/kg, telur ayam ras
Rp23.000/kg, minyak goreng kemasan sederhana Rp10.500/liter, dan gula pasir Rp11.900/kg.

Dirjen PEN mengungkapkan, dari pemantauan diketahui terdapat kenaikan harga untuk bawang putih
dan daging ayam. Hal ini dikarenakan tingginya permintaan menjelang bulan Ramadan. Pemantauan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga bapok akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kementerian Perdagangan akan berupaya hingga Lebaran nanti harga bapok akan tetap stabil. Kementerian Perdagangan bersama Bulog akan menjaga stabilitas harga serta ketersediaan stok.” Terang Arlinda.

“Kelancaran pasokan dan jumlah stok bapok yang tersedia di gudang distributor dan Bulog menjadi salah satu kunci untuk menstabilkan harga bapok yang dibutuhkan masyarakat Jambi,” Tambah Arlinda.

Pantauan ketersediaan pasokan bapok tersebut dilakukan di gudang Bulog dan gudang milik salah satu distributor, yaitu PD Abadi Makmur. Untuk ketersediaan bapok di gudang Bulog masih cukup aman, dengan stok beras sebanyak 9.500 ton yang diperkirakan cukup untuk 4 hingga 5 bulan, untuk gula pasir 360 ton dan minyak goreng 29.000 liter diperkirakan cukup untuk sampai bulan Suci Ramadhan. Demikian juga dengan stok bapok yang terdapat di gudang PD Abadi Makmur masih dianggap cukup aman menjelang masuknya bulan suci Ramadhan, dengan ketersediaan stok beras sebanyak 500 ton, gula pasir 1.000 ton, tepung terigu 5.000 ton dan minyak goreng 10.000 kantong (ukuran 1 liter).

Data pantauan harga dan ketersediaan pasokan bapok menjadi bahan pembahasan rapat koordinasi
daerah (Rakorda) HBKN 2019 yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, M. Dianto.

Hadir sebagai narasumber Dirjen PEN, Kepala Bulog Divre Jambi Bachtiar A.S, dan Bank Indonesia wilayah Jambi yang diwakili oleh Kepala Dinas Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi, Pandu Wirawan.

(Ari)

LEAVE A REPLY