Bawaslu Batanghari Warning ASN Berpolitik Praktis

0
426

BATANGHARI,JambiToday-Memasuki tahapan persiapan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan pada September 2020 mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Batanghari mulai melaksanakan tahapan pencegahan dan pengawasan.

Salah satu yang menjadi sorotan, yakni netralitas para Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pilkada. Bahkan, khususnya untuk ASN di Kabupaten Batanghari, Bawaslu memberikan warning untuk tetap menjaga netralitas sebagai abdi negara dalam setiap tahapan Pemilu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Batanghari, Indra Tritusian, mengatakan pihaknya telah melayangkan surat himbauan kepada ASN di Kabupaten Batanghari pada tanggal 22 Januari 2019. Surat telah disampaikan kepada Seketaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batanghari.

“Untuk himbauan ASN sudah Kami sampaikan melalui surat kepada Sekda Kabupaten Batanghari. Hal ini disampaikan lantaran jajaran birokrasi dinilai dapat berpotensi dijadikan sebagai mobilisasi dalam kepentingan politik,” ungkap Indra Tritusian, ketika ditemui diruang kerjanya.

Dalam upaya pencegahan dan pengawasan, dikatakanya, pihaknya akan menindak tegas bagi setiap oknum ASN yang terbukti terlibat dalam politik praktis. Seperti ikut berkampanye atau sosialisasi secara langsung maupun melalui media sosial yang dapat menguntungkan salah satu calon.

“Disini, Kita juga butuh bantuan masyarakat yang harus berperan aktif karena Kita tidak bisa memantau pergerakan semua ASN yang ada. Masyarakat harus berani melaporkan jika ditemukan unsur unsur pelanggaran jelang dan sudah tahapan Pilkada nanti,” pintanya.

Dirinya sendiri menegaskan, bagi ASN yang terbukti melanggar netralitas nantinya, maka ada sanksi jelas dan tegas yang telah diatur dalam peraturan perundangan. Oknum ASN tersebut dapat dijerat sanksi mulai dari sanksi teguran hingga ancaman pidana.

LEAVE A REPLY