Amir Hasbi : Impor 250 Ribu Ton Gula Pasir Sudah Masuk Indonesia Guna Menekan Kelangkaan dan Lonjakan Harga

0
273

Jambitoday.co.id, Jambi – Lonjakan Harga dan kelangkaan Gula Pasir saat ini di Provinsi Jambi menjadi perhatian khusus Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Amir Hasbi menyampaikan kenaikan ataupun kelangkaan gula pasir saat ini tak hanya di Provinsi Jambi, namun persoalan tersebut merata di seluruh daerah Indonesia.

“Persoalan sekarang gula pasir ada terjadi kelangkaan bukan di Jambi saja namun merata di Indonesia, akibat dari kelangkaan gula pasir terjadilah harga yang tinggi,” ujarnya.

Amir juga menyampaikan berdasarkan permendag tahun 2017 harga eceran tertinggi gula pasir Rp. 12,500/kg.” nah sementara di awal bulan Maret kemarin itu terjadi kecenderungan kenaikan bahkan hari ini sudah mencapai Rp.16.000/kg, dan harga ini sudah meresahkan masyarakat khusus gula pasir,” paparnya. Rabu (18/3/2020).

Mengenai hal ini, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi langsung berkoordinasi dengan stakeholder terkait.” Kami sudah kordinasi dengan Bulog, Badan Ketahanan Pangan Pusat, Kementerian Perdagangan ada beberapa hal yang menjadi kelangkaan gula pasir salah satunya keterlambatan panen sehingga stok berkurang dipasar,” terangnya.

Amir menjelaskan, akhir Februari Kementerian Perdagangan telah mengeluarkan surat izin impor gula pasir dan April mendatang akan di distribusikan kesemua daerah termasuk di Provinsi Jambi.

“di akhir bulan Februari Kementerian Perdagangan mengeluarkan surat izin impor gula pasir dan beberapa hari yang lalu kita sudah koordinasi dengan BKP Pusat sudah mengeluarkan izin sebanyak 550 ribu ton untuk impor ke Indonesia dan diperkirakan sekitar 250 ribu ton itu sudah masuk ke Indonesia dan InsyaAllah di April nanti di distribusikan kesemua daerah, dengan adanya impor gula pasir InsyaAllah kelangkaan gula pasir ini bisa di atasi begitu juga dengan harga,” pungkasnya. (Ari)

LEAVE A REPLY